Tingkatkan Keakraban, Mahasiswa Difabel UB Ikuti Riung Inklusif 2019

Berita

Workshop Capacity Building atau yang dikenal dengan Riung Inklusif 2019 saat ini berlangsung di PSPA Bima Sakti Kota Batu. Kegiatan ini bertujuan untuk mengakrabkan mahasiswa penyandang disabilitas, volunteer, dan pengurus PSLD UB. Universitas Brawijaya terus mendorong terbentuknya komunitas inklusif yang melibatkan semua orang, termasuk dalam hal ini penyandang disabilitas, di ranah akademik.

Muhammad Hasanuddin dan Muhammad Reza Pahlavi, alumni Universitas Brawijaya, berbagi pengalaman selama menjalani perkuliahan. Saat ini, keduanya bekerja di sektor pemerintahan. Acan, panggilan akrab Muhammad Hasanuddin, di Bappeda Kabupaten Malang, sedangkan Reza merupakan ASN di SMAN 27 Surabaya.

“Banyak cara untuk menghadapi apa yang kita temukan. Dulu pun juga demikian yang saya alami,” ungkap Reza bercerita pengalaman kuliahnya di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya berkaitan dengan kebutuhannya sebagai tunadaksa. Ia menceritakan penempatan kelas di Lt. 2 fakultas yang membuatnya tidak merasa nyaman untuk naik tangga. “Saya waktu itu ke akademik dan minta agar kelasnya ditukar dengan kelas yang ada di lantai 1,” lanjutnya.

Mahasiswa Difabel Belajar Pemetaan Masalah dan Solusi

Pada kegiatan Workshop Capacity Building yang diselenggarakan oleh Pusat Studi dan Layanan Disabilitas Universitas Brawijaya, mahasiswa dengan disabilitas memetakan sendiri kebutuhan dan hambatan yang mereka alami selama di kampus. Pemetaan kebutuhan mereka dianalisis bersama dan dipresentasikan berdasarkan kelompok masing-masing.

Sebelum pemetaan dan analisis dilakukan, peserta mendapatkan pengantar metode pemetaan sederhana tersebut yang menekankan pada kemandirian mahasiswa dengan disabilitas.

Bersama dengan volunteer, jumlah total peserta workshop ini mencapai 120 orang. Hasil dari pemetaan masing-masing mahasiswa dengan disabilitas dan volunteer ini akan diolah kembali untuk menjadi dasar pengambilan langkah kebijakan advokasi PSLD UB di tingkat yang lebih makro.

Avatar
Mahalli
Studying Economic Sociology, Environmental Sociology, and Social Inequality